Pemerintah Kota Palembang terus memperkuat langkah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Wali Kota Palembang Ratu Dewa melakukan audiensi langsung dengan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf untuk membahas sejumlah program strategis di bidang sosial.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Sosial RI pada Kamis (15/1) tersebut membahas dua agenda utama, yakni rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Palembang serta usulan penambahan kuota bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu.
“Alhamdulillah kita diterima dengan baik sama pak Mensos, tadi kita sampaikan bahwa rencana untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Palembang ditambah serta usulan penambahan kuota bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu,”kata Wali Kota Palembang Ratu Dewa kepada wartawan, Kamis.
Dewa mengatakan bahwa audiensi ini menjadi momentum penting bagi Pemkot Palembang untuk menyampaikan kebutuhan riil masyarakat di lapangan, khususnya terkait perlindungan sosial dan akses pendidikan itu.
“Kedua yang kita ajukan ini sangat dibutuhkan masyarakat Palembang saat ini, pendidikan dan kebutuhan sosial,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Palembang Raimon Lauri mengatakan tadi yang diusulkan penambahan kuota pada beberapa program bantuan sosial yang selama ini menjadi andalan masyarakat kurang mampu. Program tersebut meliputi Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), bantuan sembako, serta Program Keluarga Harapan (PKH).
“Kita mengajukan penambahan kuota PBI JK, bantuan sembako, dan PKH. Ini penting karena jumlah masyarakat yang membutuhkan bantuan terus bertambah, sementara kuota yang ada saat ini masih terbatas,” jelasnya.
Raimon menyebut dinamika sosial dan ekonomi yang terjadi membuat kebutuhan bantuan sosial di Palembang semakin meningkat. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah pusat dinilai sangat krusial agar program-program tersebut dapat menjangkau lebih banyak warga.
Selain membahas bantuan sosial, kata Raimon, audiensi juga menyoroti kesiapan Pemerintah Kota Palembang dalam merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi perluasan akses pendidikan bagi masyarakat dari kalangan tidak mampu.
“Saat ini kami sedang menyiapkan aset dan beberapa alternatif lokasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat secara permanen. Ini menjadi salah satu fokus Pemkot Palembang ke depan,” jelas Raimon.
Raimon mengungkapkan bahwa Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan respons positif terhadap rencana tersebut. Namun demikian, Mensos juga menekankan pentingnya kesiapan lahan agar proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa kendala administratif.
“Pak Menteri menyambut baik rencana ini dan mendorong agar kesiapan lahannya benar-benar clear and clean serta siap bangun,” ujarnya.
Terkait lokasi, Raimon menyebutkan bahwa saat ini Sekolah Rakyat di Palembang masih berjalan dalam tahap rintisan yang berlokasi di Sentra Budi Perkasa. Ke depan, Pemkot Palembang menargetkan pembangunan sekolah tersebut secara permanen di lokasi yang telah ditetapkan.
“Ada beberapa alternatif lokasi yang sedang kita kaji. Untuk sementara yang berjalan baru rintisan di Sentra Budi Perkasa. Insyaallah ke depan akan kita bangun Sekolah Rakyat secara permanen,” tutupnya.
Melalui audiensi ini, Pemerintah Kota Palembang berharap sinergi dengan Kementerian Sosial RI dapat semakin kuat, khususnya dalam upaya memperluas akses pendidikan dan meningkatkan perlindungan serta kesejahteraan sosial bagi masyarakat Palembang secara berkelanjutan.







