Tiga wilayah di Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat (Babar) banjir akibat curah hujan tinggi disertai air laut pasang. Hingga Jumat (9/1/2026) sore, ketinggian air yang awalnya mencapai 50 cm berangsur surut.
Data dari kepolisian, tiga lokasi terendam banjir yakni Kelurahan Ulu, Culung dan Keluhuran Teluk Rubia, Kecamatan Mentok. Petugas menyebut ketinggian air bervariasi dari 30-50 cm.
“Yang terendam banjir ada di ruas jalan dan ada juga di pemukiman. Namun, kondisi sudah berangsur surut saat ini. Untuk ketinggiannya bervariasi antara 30 sampai 50 cm,” jelas Kapolres Babar AKBP Pradana Aditya Nugraha kepada infoSumbagsel, Jumat.
Aditya mengatakan banjir yang menggenangi sejumlah ruas jalan dan pemukiman warga itu karena curah hujan yang tinggi disertai air laut pasang. Hingga saat ini belum ada warga yang mengungsi atas peristiwa tersebut.
“Penyebab utama karena memang intensitas curah hujan yang tinggi sejak tadi malam. Namun semua tetap terkendali karena saluran-saluran air dari beberapa minggu lalu sudah banyak kita gotong royong melakukan pembersihan saluran,” kata Aditya.
Meskipun air berangsur surut, anggota Polres Bangka Barat bersama stakeholder terkait masih disiapsiagakan untuk membantu masyarakat. Hal ini dilakukan, mengingat hujan masih berlangsung.
“Untuk kesiapsiagaan personel kita tetap siap operasional dengan sarpras yang diperlukan untuk penanganan terutama misalkan dibutuhkan langkah evakuasi para warga. Kita tetap sinergis dengan semua stakeholder terkait di Bangka Barat,” ungkapnya.
Pantauan infoSumbagsel, anggota Satlantas Polres Babar meningkatkan patroli sejumlah titik genangan air banjir. Hal tersebut untuk antisipasi keselamatan para pengguna jalan. Mereka tampak memberikan imbauan kepada warga untuk berhati-hati saat berkendara.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami. Dengan patroli rutin dan respons cepat di lapangan, kami berharap aktivitas masyarakat tetap berjalan aman meskipun cuaca kurang bersahabat,” tutupnya.







