Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu yang berada di Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), masih beroperasi. Namun, kondisinya tidak terawat dan sepi pengunjung. Bahkan, harga tiket masuk tidak sesuai di karcis.
Selain itu, pengunjung juga mengeluhkan ketidaksesuaian harga tiket masuk dengan nominal yang tertera di karcis.
Berdasarkan pantauan infoSumbagsel, Minggu (4/1/2026), kawasan TWA Punti Kayu tampak sangat sepi pengunjung. Bahkan, seluruh fasilitas wisata terlihat tidak beroperasi dan kurang terawat.
Sementara area kawasan juga dipenuhi pepohonan lebat menyerupai hutan tanpa penataan yang jelas.
Salah satu pengunjung Iswandi (38), mengaku sangat kecewa dengan kondisi di TWA Punti Kayu ini. Padahal, dia sengaja datang jauh-jauh bersama anaknya untuk mengunjungi Punti Kayu setelah mendengar kabar adanya fasilitas kolam renang.
“Saya sengaja datang jauh-jauh untuk mengunjungi tempat ini karena kabarnya di sini (Punti Kayu) ada tempat untuk berenang, jadi mengajak anak ke sini. Ternyata tidak ada, hanya hutan,” katanya, Minggu.
Bukan itu saja, Iswandi juga mengaku bingung dengan biaya yang harus dibayarkan karena tidak sesuai dengan harga yang sudah tercantum di karcis. Pihak pengelola juga tidak memberikan penjelasan terlebih dahulu mengenai kondisi wisata tersebut.
“Di karcis tertulis Rp 15 ribu per orang, tapi tadi saya bayar berdua dengan anak saya pakai motor totalnya jadi Rp 55 Ribu. Jadi tidak sesuai, kenapa mereka tidak transparan saja menulis harga yang harus dibayarkan itu di tiketnya langsung,” ungkapnya dengan nada kesal.
Menurutnya,TWA Punyi Kayu ini sudah tidak layak untuk dikunjungi. Sebab, kondisi di dalamnya terlihat sepi dan hanya hutan.
“Kondisinya sudah tidak layak untuk dikungjungi (sepi). Pegawainya juga tidak bilang apa-apa soal kondisi di dalam,” ujarnya.
Sementara itu, penjaga loket tiket TWA Punti Kayu Palembang, Apriza (25) mengatakan harga tiket masuk dibedakan antara hari biasa dan akhir pekan.
“Untuk harga tiket itu di hari Senin sampai Jumat Rp 20 ribu per orang, sedangkan di hari Sabtu dan Minggu Rp 25 ribu per orang. Ditambah biaya kendaraan, motor Rp 5 ribu dan mobil Rp 10 ribu,” katanya.
Namun, pada karcis tiket yang diberikan kepada pengunjung tertera harga masuk Rp 10 ribu untuk hari biasa dan Rp 15 ribu untuk hari libur. Menanggapi hal tersebut, Apriza menjelaskan adanya pembagian pendapatan.
“Rp 10 ribu yang tertera di karcis itu untuk pendapatan negara, sedangkan Rp 10 ribu lagi untuk pendapatan pengelola. Makanya pengunjung membayar Rp 20 ribu di hari biasa dan Rp 25 ribu di hari libur,” jelasnya.
Kata dia, di dalam TWA Punti Kayu Palembang ada banyak tempat yang bisa dikunjungi di antaranya wahana replika dan lainya.
“Di dalam taman ini ada wahana replika, banyak tempat foto, sepeda air, taman Indian gitu, kolam renang, perahu naga, dan juga ada satwa yang tidak di lindungi seperti ayam, domba, dan burung,” ungkapnya.
Artikel ini ditulis oleh Rika Amelia Peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker info.com







