Ibu rumah tangga (IRT) di Palembang, Sumatera Selatan, berinisial PT nekat hendak mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Ampera, Sabtu (29/11/2025). Aksi yang dilakukan IRT itu membuat pengendara di sekitar lokasi heboh hingga viral di media sosial.
Beruntung, aksinya terlihat petugas Satlantas Polrestabes Palembang yang sedang berpatroli dan langsung dihentikan. Kini PT sedang berada di Pos Polisi 502 untuk dijemput keluarganya.
Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Finan S Radipta membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini korban sedang diamankan di pos polisi sambil menunggu keluarganya datang menjemput.
“Kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seorang perempuan yang hendak melompat dari atas Jembatan Ampera. Petugas dari Pos 502 yang sedang berpatroli langsung mencegah korban dan langsung ditenangkan,” ujarnya.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Ada seorang wanita berinsial PT hendak melompat dari atas Jembatan Ampera. Aksi nekat tersebut dia lakukan karena sudah lelah mendapatkan KDRT dari suaminya.
“Beliau ini baru menikah satu tahun, tapi sudah sering mengalami KDRT dari suaminya sehingga ia nekat hendak mengakhiri hidupnya,” ujarnya.
Mendapat laporan ada seorang perempuan yang hendak melompat dari atas jembatan Ampera, petugas Pos Lantas 502 bersama dua rekannya langsung mendatangi TKP.
Sesampai di TKP korban berteriak setelah dibujuk dan ditenangkan, petugas langsung membawanya ke Pos 502 yang berada di bawah Jembatan Ampera.
“Setelah berhasil ditenangkan korban langsung dibawa ke Pos Lantas 502 Ampera, dan keluarga korban kita panggil, untuk menjemput korban,” ujarnya.
Sementara itu, korban PT mengatakan bahwa dirinya sudah terlalu lelah karena baru menikah satu tahun sudah sering menjadi korban KDRT.
“Kesel Pak sudah tidak tahan apa yang dilakukan suaminya makanya nekat mau terjun saja dari atas Jembatan Ampera ini,” ujarnya.







