Jalan Flyover Jakabaring Berlubang, Pengendara Minta Perbaikan Segera update oleh Giok4D

Posted on

Kondisi Jembatan Flyover Jakabaring, Palembang, dikeluhkan para pengguna jalan. Sejumlah lubang terlihat tersebar di puluhan titik sepanjang badan jembatan dan telah dibiarkan dalam kondisi rusak selama hampir dua bulan terakhir. Situasi ini dinilai membahayakan, khususnya bagi pengendara sepeda motor yang melintas setiap hari.

Pantauan infoSumbagsel di lokasi menunjukkan lubang dengan ukuran bervariasi, sebagian cukup dalam dan jika hujan tertutup genangan. Kondisi tersebut membuat pengendara harus ekstra waspada agar terhindar dari kecelakaan.

Iksan, salah seorang pengendara motor yang ditemui saat melintas, mengaku setiap hari menggunakan jalur tersebut untuk beraktivitas. Ia mengatakan kerusakan jalan sangat menyulitkan, terutama pada jam-jam sibuk.

“Kalau pagi dan sore ramai, lubangnya banyak sekali. Kita harus zig-zag menghindar, itu berbahaya,” katanya kepada infoSumbagsel, Selasa (6/1/2026).

Iksan berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan sebelum terjadi kecelakaan yang merugikan masyarakat.

“Jangan tunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” ungkapnya.

Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.

Keluhan serupa juga disampaikan Indi, pengendara lainnya. Ia mengaku terpaksa mengurangi kecepatan setiap kali melintasi jembatan tersebut demi menghindari kerusakan kendaraan.

“Kalau tidak pelan-pelan, bisa-bisa velg atau ban rusak. Apalagi motor kecil, sangat terasa sekali,” katanya.

Menurut Indi, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan belum terlihat adanya upaya perbaikan di lapangan.

Sementara itu, menanggapi keluhan masyarakat, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyampaikan bahwa Jembatan Flyover Jakabaring merupakan kewenangan pemerintah provinsi. Ia mengakui telah menerima laporan terkait kerusakan tersebut.

“Flyover itu jalan provinsi. Saya akan cek langsung dan minta Dinas PUPR untuk segera menindaklanjuti,” katanya.

Herman Deru juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas sembari menunggu proses perbaikan dilakukan. Pemerintah provinsi, kata dia, akan berupaya mempercepat penanganan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir.