Kapal Wisata Musi Cruise Palembang Dihentikan Sementara

Posted on

Operasional Kapal Wisata Musi Cruise Palembang terpaksa dihentikan sementara akibat kondisi kapal yang mengalami kerusakan. Padahal, kapal wisata tersebut baru saja diluncurkan sebagai salah satu ikon pariwisata Sungai Musi yang diharapkan mampu menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa, mengakui penghentian operasional kapal wisata ini dilakukan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang. Menurutnya, kapal yang digunakan saat ini belum memenuhi standar kelayakan untuk terus dioperasikan dalam jangka panjang.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Kalau kapalnya tidak layak, tentu tidak bisa dipaksakan beroperasi. Keselamatan masyarakat adalah yang utama,” katanya kepada wartawan, Selasa (20/1/2026).

Meski demikian, Ratu Dewa memastikan Pemerintah Kota Palembang tidak tinggal diam. Ia menyebut akan meminta bantuan kepada pemerintah pusat untuk menghadirkan kapal wisata yang lebih baik, modern, dan sesuai standar keselamatan.

“Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar Palembang bisa memiliki kapal wisata yang lebih bagus lagi, yang benar-benar representatif sebagai ikon wisata Sungai Musi,” ungkapnya.

Selain menggandeng pemerintah pusat, Ratu Dewa juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta. Ia menilai keterlibatan perusahaan swasta sangat penting untuk kembali menghidupkan wisata susur Sungai Musi yang selama ini menjadi daya tarik utama Kota Palembang.

“Kami juga mengajak perusahaan swasta untuk ikut terlibat. Kalau ada kapal yang layak dan memenuhi standar, tentu Musi Cruise akan kami buka kembali,” tambahnya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang berencana meluncurkan Kapal Musi Cruise pada 1 Januari 2025. Kapal ini memang dirancang khusus untuk melayani wisatawan, baik lokal maupun asing, yang ingin menikmati keindahan Sungai Musi dari jalur air.

Kepala Dishub Kota Palembang menjelaskan bahwa Musi Cruise sempat beroperasi tiga kali dalam sehari, yakni pada pagi hari pukul 08.00-10.00 WIB, sore pukul 16.00-18.00 WIB, serta malam hari pukul 19.00-21.00 WIB.

Konsepnya adalah wisata sungai yang terjangkau untuk semua kalangan. Masyarakat cukup membayar Rp 5.000 per orang untuk bisa menikmati panorama Sungai Musi.

Kapal Musi Cruise memiliki kapasitas hingga 100 penumpang. Setiap kali jumlah penumpang telah terpenuhi, kapal akan langsung diberangkatkan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Harga tiket yang ditetapkan pun masih bersifat promo, yakni Rp 5.000 per penumpang.

Dengan tarif yang sangat terjangkau tersebut, Pemkot Palembang berharap wisata sungai bisa kembali menggeliat dan menjadi alternatif hiburan bagi masyarakat sekaligus daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Pempek.

Namun, dengan adanya kerusakan kapal, rencana besar tersebut harus tertunda. Meski begitu, Pemkot Palembang optimistis Musi Cruise akan kembali beroperasi dengan konsep yang lebih matang dan fasilitas yang lebih baik.