Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo dikenal sosok perwira yang progresif, humanis, dan penuh gagasan. Bahkan, dia juga membuat program polisi peduli inovasi pelayanan publik berbasis teknologi.
Program polisi peduli yang digagas pria kelahiran Kabupaten Sleman ini yakni pembagian paket sembako bagi warga yang membutuhkan yang digelar setiap hari Jumat.
Di hari itu, Ruri juga menjalankan program khitanan gratis untuk masyarakat Banyuasin program yang terus berlanjut sejak hari pertama ia menjabat.
“Polri bukan hanya soal keamanan, tapi juga kepedulian. Saya ingin masyarakat merasakan bahwa kami hadir untuk meringankan beban mereka (masyarakat),” kata ayah tiga anak tersebut kepada infoSumbagsel, Minggu (30/11/2025).
“Sejak awal saya menjabat Kapolres Banyuasin program polisi peduli dan khitan gratis sampai sekarang terus berjalan dan sesudah banyak merasakan manfaatnya,” sambung lulusan Akpol 2005 Batalyon Tathya Dharaka ini.
Sejak resmi memimpin Polres Banyuasin pada 25 Juni 2024, AKBP Ruri juga menunjukkan kinerja yang menonjol. Bahkan, dalam satu bulan pertamanya, ia berhasil mengungkap 33 kasus kejahatan dan 33 kasus narkoba.
Keamanan dan keselamatan masyarakat tentunya menjadi prioritas baginya. Hal itu terbukti saat Pilkada Banyuasin 2024/2025 di bawah kepemimpinanya berjalan aman dan kondusif.
Lalu, pada arus mudik-balik 2025, ia juga menekan kemacetan di Jalintim Sumatera melalui manajemen lalu lintas yang efektif.
Kerja keras yang dilakukan Ruri membuahkan hasil dengan diganjar dua penghargaan dari Ombudsman RI, yaitu Predikat Penyelenggaraan Pelayanan Publik Kualitas Tertinggi 2024 dan Polres Banyuasin sebagai Pelayanan Prima Tingkat A, penghargaan tertinggi di lingkungan Polri
“Ini hasil jerih payah seluruh jajaran Polres Banyuasin, didukung masyarakat. Penghargaan ini untuk kita semua,” ujar pria yang suka bermain bola itu.
Dalam mendukung program Asta Cita Pemerintah serta agenda ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto, suami dari Kompol Dian Tri Susilowati ini juga berhasil panen jagung puluhan ton setiap dalam lima bulan sekali. Inovasi ini bahkan ditinjau langsung oleh Wakil Presiden RI.
“Alhamdulillah ketahanan pangan Polres Banyuasin berhasil jagung yang kina tanam membuahkan hasil puluhan ton dalam lima bulan, “ujarnya yang pernah menjabat Kasubdit Regident Ditlantas Polda Riau (IIIA2) tahun 2023.
“Selain itu, Polres Banyuasin kini memiliki satu dapur MBG (Memasak Bersama Gratis) yang siap beroperasi, dan dua dapur lainnya tengah dalam proses pembangunan,” sambungnya.
AKBP Ruri juga membangun Gedung Program Tathya Dharaka dan sedang menyiapkan pembangunan gedung konseling narkoba sebagai layanan rehabilitasi berbasis kepolisian.
Sejak bertugas di Jawa Tengah dan Riau, Ruri telah dikenal sebagai polisi yang akrab dengan teknologi. Beberapa aplikasi yang ia gagas menjadi tonggak pelayanan publik modern yakni Aplikasi LONPIA Jateng (Layanan Online Nomor Pilihan Jawa Tengah)
Dikembangkan saat ia menjabat Kasi BPKB Ditlantas Polda Jateng, aplikasi ini mempermudah masyarakat dalam mengurus nomor kendaraan pilihan.
Lalu, DONE SIM (Daftar Online SIM) 2016
saat menjadi Kasi SIM Ditlantas Polda Jateng, dia membuat aplikasi berbasis IT yang kini masuk dalam Smart Regident Center Jateng. Aplikasi ini mempermudah pendaftaran SIM secara online.
Kemudian SAKPOLE (Sistem Administrasi Kendaraan Pajak Online) 2017 yang dibuat ketika dia menjabat Kasi STNK Ditlantas Polda Jateng. SAKPOLE menjadi aplikasi pembayaran pajak kendaraan berbasis android pertama di Jawa Tengah dan lain-lainnya.
Deret inovasi tersebut menjadi bukti dedikasi dan loyalitas Ruri untuk meningkatkan pelayanan publik kepolisian.
“Dimana pun saya bertugas, saya ingin meninggalkan hal positif melalui inovasi. Yang penting kita ikhlas melayani masyarakat. Dari situ keberkahan akan mengikuti,” tutup penggemar sate Padang tersebut.







