Pengemudi Mitsubishi Xpander berinisial R (45) diamankan polisi usai menabrak empat unit mobil secara beruntun di Jalan Ki Merogan, Kertapati, Palembang. Insiden ini diduga dipicu karena pengemudi mabuk sehingga membuat warga emosi hingga menghakiminya di lokasi kejadian.
“Benar ada peristiwa laka lantas tersebut antara pengemudi Xpander yang awalnya menabrak mobil Fortuner, lalu terjadi cekcok dan berujung menabrak tiga mobil lainnya. Pengemudi diduga mabuk saat berkendara,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto, Senin (5/1/2026).
Peristiwa bermula pada Minggu (4/1) sekitar pukul 18.35 WIB. Awalnya, mobil Xpander bernopol BG-1883-ZI yang dikendarai R melaju dari arah Mataram menuju Jembatan Ogan. Di depan Masjid Nurul Hidayah, ia menyerempet mobil Fortuner bernopol BG-1361-LDP.
Bukannya menyelesaikan masalah, R yang terlibat adu mulut dengan pemilik Fortuner justru memilih tancap gas melarikan diri ke arah Jembatan Ogan.
Dalam upayanya melarikan diri, pengemudi yang diduga di bawah pengaruh alkohol ini kehilangan kendali. Ia berturut-turut menghantam tiga mobil lain yang ada di depannya, yakni Daihatsu Ayla BG-1921-Z, Toyota Avanza BG-1186-UE, dan Suzuki Carry BG-8638-IP.
Aksi ugal-ugalan tersebut terhenti setelah warga berhasil mengepung mobil pelaku. Massa yang tersulut emosi sempat menghakimi pelaku di tempat. Video kejadian ini pun sempat viral di media sosial. Beruntung, anggota Polsek Kertapati segera tiba di lokasi untuk mengamankan pelaku dari amukan yang lebih parah.
Polisi memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun ini. Namun, keempat mobil yang ditabrak mengalami kerusakan beragam.
“Hingga saat ini tidak ada korban jiwa. Pengemudi sudah diamankan, sementara barang bukti mobil dibawa ke Pos Laka Musi II,” tambah Hermanto.
Kapolsek Kertapati AKP Angga Kurniawan menyebutkan pelaku merupakan warga Jalan Radial, Kecamatan Bukit Kecil. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Artikel ini ditulis oleh Ani Safitri peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di infocom.







