Pria di Kota Jambi, Jambi, berinisial DH (48), diamuk massa usai diduga mencabuli bocah laki-laki. Korban diketahui merupakan pelajar SMP di Jambi, berinisial D.
Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Selamat, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi. Pelaku ditangkap warga pada Minggu (11/1/2026) sekira pukul 21.00 WIB.
Ketua RT setempat bernama Herman mengatakan aksi pencabulan itu terungkap setelah pelaku datang ke masjid. Ketika itu, korban D sedang latihan kompangan bersama teman-temannya mengaku bahwa dirinya pernah dicabuli oleh pria dewasa tersebut.
“Jadi, malam itu anak-anak ini main (latihan) hadroh dan kompangan di masjid. ‘Ini bapak yang aku cari’ kata si korban,” ujar Herman, Senin (12/1/2025).
Malam itu, kata Herman, sempat terjadi keributan antara pelaku dan korban. Sejumlah warga malam itu juga kebetulan sedang rapat di masjid. Terduga pelaku itu pun kabur ke tempat pangkas rambut di sekitar lokasi.
Pelaku ditangkap warga di pangkas rambut tersebut. Tak lama kemudian, pelaku dibawa ke pos ronda lingkungan untuk menghindari amukan massa.
Namun, warga yang sudah geram menyeret pelaku ke luar pos ronda dan memukulinya. Pelaku pun mengalami luka-luka di kepalanya.
“Dia (pelaku) luka di kepala, sampai bercucuran darah, ada yang bawa parang, dilempar helm pas lagi duduk itu,” ujarnya.
Dari pengakuan korban, sambung Herman, korban dicabuli dengan diraba di bagian intim oleh pelaku.
“Korban sudah melapor ke Polresta,” ungkapnya.
Herman menyebut pelaku memang sempat tinggal di lingkungannya. Namun, beberapa bulan terakhir, pelaku telah pindah kontrakan. Dia menyebut bawa pelaku sehari-hari bekerja di Kantor Pajak.
“Dia kerja di Pajak. Warga sini kan lapor pakai KK dan KTP,” terangnya.
Sementara itu, Kapolresta Jambi Kombes Boy Sutan Binanga Siregar membenarkan adanya penangkapan pelaku. Kata dia, pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku.
“Benar, anggota piket mengamankan seorang laki-laki karena diduga melakukan pelecehan atau pencabulan,” katanya.







