Proses Penyempurnaan-Penataan BAM Ditargetkan Selesai Pertengahan 2026

Posted on

Wali Kota Palembang Rayu Dewa menargetkan menargetkan seluruh proses penyempurnaan dan penataan di Bundaran Air Mancur (BAM) yang sedang direvitalisasi selesai pada pertengahan tahun 2026.

Kata dia, jika seluruh arahan dijalankan dengan baik, air mancur ini dapat benar-benar menjadi kebanggaan warga Palembang sekaligus daya tarik baru bagi pengunjung.

“Target saya pertengahan 2026 semuanya sudah selesai dan hasilnya benar-benar maksimal,” ujarnya usai meninjau Air Mancur Bundaran Masjid Agung yang direvitalisasi, Senin (19/1/2026).

Dewa mengakui bahwa tampilan air mancur tersebut saat ini sudah mengalami peningkatan dan terlihat lebih baik dibanding sebelumnya. Namun, sambungnya, masih ada sejumlah aspek yang perlu disempurnakan.

Menurutnya, kekuatan semburan air masih belum maksimal. Ia menilai tinggi pancuran air perlu diperkuat agar memberikan kesan lebih megah dan sesuai dengan konsep awal yang telah dirancang.

“Ya secara visual memang sudah bagus, kemarin saya lihat langsung. Tapi saya belum sepenuhnya puas, terutama pada pancuran airnya yang masih terlihat kurang tinggi, tidak seperti konsep awal,” katanya.

Ratu Dewa kembali mengingatkan agar desain awal air mancur benar-benar diwujudkan secara utuh. Salah satu elemen penting yang ditekankannya adalah keberadaan ornamen Asmaul Husna yang mengelilingi area air mancur.

Elemen tersebut, kata dia, dinilai memiliki nilai religius sekaligus estetika yang kuat dan harus ditampilkan sebagaimana rencana awal pembangunan. Tak hanya itu, penataan pencahayaan juga menjadi perhatian serius. Namun, dia meminta agar konsep lampu tidak dibuat berlebihan.

“Saya menginginkan pencahayaan yang lembut dan elegan, mampu menciptakan suasana khas tanpa kesan mencolok. Jangan cahayanya yang terlalu norak. Penerangannya harus bisa memberi nuansa tersendiri, menambah keindahan tanpa mengganggu pandangan,” tegasnya.

Ratu Dewa juga menekankan pentingnya kualitas dan ketahanan fasilitas. Ia meminta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) bersama pihak pengembang memastikan sistem air dan lampu dapat berfungsi dalam jangka panjang.

“Saya tidak ingin air mancur hanya beroperasi dalam waktu singkat lalu mati karena masalah teknis. Sekali lagi saya tekankan lampu dan airnya jangan hanya hidup sehari atau seminggu. Harus awet dan bisa berfungsi terus-menerus,” tegasnya.

Perhatian juga diarahkan pada penataan area sekitar air mancur. Ratu Dewa meminta agar lingkungan di sekelilingnya segera dipercantik dengan pengecatan rapi menggunakan bahan berkualitas, sehingga tampilan kawasan tersebut semakin bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat.