Bupati Merangin Muhammad Syukur mengajukan usulan bantuan pemberdayaan bagi 15 Temenggung Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Merangin, Jambi, melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Usulan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat adat.
“Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan Kemensos sangat penting agar program pemberdayaan bagi SAD benar-benar memberi dampak nyata,” kata Syukur, dalam keterangan tertulis yang diterima infoSumbagsel, Selasa (27/1/2026)
Usulan itu disampaikan dalam rapat koordinasi persiapan Kunker Kemensos di Rumah Dinas Bupati. Dia menyampaikan persoalan usulan itu kepada Direktur PKAT, I Ketut Supena.
Syukur mengatakan, pemberdayaan SAD perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terarah, terutama untuk memperkuat kemandirian ekonomi, akses pendidikan, serta layanan sosial dasar. Menurutnya, peran pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar program yang dijalankan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan, 15 Temenggung SAD yang diusulkan merupakan pemimpin kelompok masyarakat adat yang memiliki peran strategis dalam mendampingi dan menggerakkan komunitasnya. Melalui bantuan pemberdayaan, diharapkan kehidupan sosial dan ekonomi SAD dapat meningkat tanpa menghilangkan nilai dan kearifan lokal.
“Pemkab Merangin siap bersinergi dengan Kemensos dalam pelaksanaan program, mulai dari pendataan, pendampingan, hingga evaluasi. Semoga ini dapat segera ditindaklanjuti demi mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat adat di Merangin,” ujar Syukur.
Dalam paparannya, Bupati Syukur meminta agar 15 Tumenggung SAD di Kabupaten Merangin difasilitasi program budidaya ikan sistem keramba di kawasan Dam Betuk, Desa Tambang Baru Kecamatan Tabir Lintas.
Langkah ini diambil sebagai upaya pemerintah daerah untuk menarik warga SAD keluar dari aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dan memberikan mereka sumber ekonomi yang berkelanjutan.
Bupati Syukur juga mengungkapkan bahwa baru-baru ini, warga SAD dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menjadi penjaga keamanan di lokasi PETI.
Melalui pendekatan persuasif, Bupati mengaku telah berhasil meminta mereka meninggalkan aktivitas ilegal tersebut.
“Saya bilang, kamu harus keluar dari situ. Akhirnya mereka keluar semua dan sekarang PETI di sana sebagian besar sudah tidak ada. Dam Betuk ini memiliki potensi besar untuk perikanan, jadi saya ingin 15 Tumenggung itu punya perwakilan keramba di sana,” ujar Bupati di hadapan jajaran Kemensos.
Syukur menuturkan pentingnya pola pendampingan yang spesifik bagi warga SAD. Ia menyarankan agar bantuan yang diberikan tidak berupa uang tunai secara langsung, melainkan dalam bentuk modal kerja dan sarana produksi yang dikelola dengan pengawasan dinas terkait.
“Kita mengajarkan mereka untuk berproses. Pendekatannya tidak boleh terlalu kaku agar efektif. Hasil dari keramba itu nantinya kita beli kembali, sehingga perputaran uang tetap ada pada mereka untuk membeli bibit baru lagi,” jelasnya.
Kata Bupati, warga SAD pada dasarnya adalah pencinta alam yang mandiri dan patuh pada hukum adat. Namun, modernisasi dan kebutuhan hidup yang meningkat membuat mereka mulai mengenal nilai uang, sehingga diperlukan alternatif mata pencaharian yang ramah lingkungan.
Meski masih ada stigma negatif di masyarakat, Syukur optimis warga SAD bisa beradaptasi dengan kehidupan modern tanpa kehilangan identitas budayanya.
Ia mencontohkan bagaimana warga SAD kini sudah mulai terbuka menerima arahan, seperti mulai tertib berlalu lintas saat diingatkan.
“Kami tidak ingin mereka dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab. Melalui pembinaan berkelanjutan ini, harapan kami mereka dapat hidup sejahtera berdampingan dengan masyarakat luas tanpa harus mengorbankan identitas dan budaya asli mereka,” pungkas Bupati.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Merangin berharap Kemensos dapat memberikan dukungan penuh, baik dari segi pendanaan maupun tenaga ahli pendamping, agar ekosistem ekonomi di Dam Betuk benar-benar mampu menyejahterakan 15 kelompok Tumenggung tersebut.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
