Keberadaan tikus di rumah menimbulkan ketidaknyamanan terutama saat bau tak sedap muncul. Untuk itu, perlu mengusir tikus dari rumah. Lalu apa saja bau yang tidak disukai tikus untuk mengusirnya?
Dilansir dari Efektifitas Cengkeh (Syzygium aromaticum), Kulit Jeruk Nipis (Citrus aurantiifolia) dan Temulawak (urcuma xanthorrhiza Roxb) sebagai Repelen Tikus Got (Rattus norvegicus oleh Mega Gemala, Dkk., tikus merupakan hama permukiman. Hama ini tidak menyukai bau bau tertentu.
Hal ini menjadi cara yang ampuh untuk menghadirkan bau tertentu tersebut guna mengusir hama tikus dari rumah. Untuk membantu menghadirkan bau yang tidak disukai tikus dan cara mengatasinya, berikut ini daftar 10 bau yang tidak disukai tikus. Simak rangkumannya!
Mata tikus tidak dapat berfungsi dengan baik. Oleh karena itu ia mengandalkan kemampuan Indera penciuman dan pendengaran. Maka dengan itu pula manusia dapat mengusir tikus lewat Indera penciuman yang tajam dengan bau bau yang tidak disukai tikus.
Zat penolak atau repelen merupakan salah satu cara pengendalian yang memanfaatkan indra penciuman tikus dengan metode tanpa mematikan. Salah satunya repelensi terdapat pada cengkeh.
Dalam tanaman cengkeh mengandung minyak atsiri dan dapat menimbulkan bau khas menyengat. Bau menyengat dari cengkeh mempengaruhi pola konsumsi hewan hama tersebut.
Dengan ini, tikus akan menghindari tempat yang menyimpan bau cengkeh yang tajam dan menyengat. Dapat juga dengan mencampurkan cengkeh, cabai rawit merah, merica, dan bawang putih. Kombinasi bahan ini sangat tidak disukai oleh tikus.
Sama seperti cengkeh, kulit jeruk nipis juga mengandung minyak atsiri yang merupakan rapelan untuk mengusir tikus. Baunya yang khas dari minyak atsiri membuat tikus tidak suka dengan makanan yang terkontaminasi kulit jeruk nipis.
Meski tidak mumpuni cengkeh, kulit jeruk nipis masih dapat diandalkan untuk mengusir tikus. Bau menyengat dari kulit jeruk nipis selain dapat mengusir tikus juga dapat menjadi pengharum ruangan.
Temulawak dapat menjadi senjata ampuh untuk mengusir tikus. Dengan menggunakan temulawak, tikus akan menghindari tempat-tempat tersebut.
Hal ini dikarenakan tikus merasa tertekan dengan bahan-bahan repelan tersebut. Dengan indra penciuman tikus yang kuat menjadikan bau temulawak efektif dalam mengusir tikus.
Buah mengkudu memiliki bau menyengat dan tidak disukai tikus. Dilansir dari Efek Beberapa Ekstrak Tanaman Terhadap Hama Tikus Sawah (Rattus Argentiventer) oleh Dian Yustisia dan Ismail, buah mengkudu memiliki kandungan asam kaproat dan asam kaprat.
Kedua bahan ini yang menyebabkan bau menyengat pada buah mengkudu. Selain itu, bahan tersebut dicurigai oleh tikus sebagai bahan yang berbahaya, sehingga tikus menghindari bau dari buah mengkudu matang.
Umbu Talas Kimpul adalah tumbuhan gulma yang membawa rasa pahit, bau menyengat serta sensasi gatal jika dimakan. Bau dan rasa gatal yang ditimbulkan sesaat setelah mengkonsumsi umbi ini sulit untuk hilang.
Semua sensasi yang diberikan dari umbi ini membuat tikus tak suka. Semua bau dan rasa gatal ini muncul akibat kandungan Kristal kalsium oksalat dan saponin. Menghadirkan bau umbi ini di rumah dipercaya dapat mengusir tikus.
Bintaro merupakan tanaman yang digunakan untuk menghias kota. Pada buah tanaman bintaro memiliki senyawa cerberin, metabolit sekunder, saponin, polifenol, terpenoid, dan alkaloid. Dengan bahan ini dapat dijadikan pestisida lewat mengekstrak buah Bintaro.
Dikutip dari Pemanfaatan Bintaro sebagai Pestisida Alami untuk Mengurangi Hama Tikus pada Usaha Tani oleh Galeri Nurram, Dkk., bahan yang terkandung dalam buah bintaro tidak disukai oleh tikus.
Buah bintaro termasuk ke dalam pestisida alami yang memiliki bau menyengat. Bau ini tidak disukai oleh tikus, dan menganggap kandungan yang menghasilkan bau ini adalah ancaman.
Dialnsir dari Jurnal Uji Bahan Nabati Sebagai Rodentisida Alami Terhadap Tikus (Rattus Norvegicus) Jantan oleh Muhammad Nova Alfarisy, Dkk., biji jarak pagar menunjukkan ketidaktertarikan tikus dan dapat mengusirnya.
Bau menyengat dari biji jarak dan rasa pahit dari kandungan curcin dan senyawa phorblester yang dihasilkan dapat mengusir tikus.
Bawang putih mengandung senyawa sulfur yang memberikan aroma menyengat dan tajam. Tikus yang memiliki indra penciuman sensitif akan merasa terganggu dengan bau ini.
Bisa meletakkan irisan bawang putih atau menaburkan bubuk bawang putih di area yang sering dilalui tikus sebagai langkah pengusiran alami.
Aroma mentol yang kuat dari daun mint sangat menyegarkan bagi manusia, namun sangat dibenci oleh tikus. Bau ini dapat mengiritasi rongga hidung tikus yang sensitif.
Penggunaan minyak esensial peppermint atau meletakkan ikatan daun mint segar di sudut ruangan dapat mencegah tikus masuk ke dalam rumah.
Bubuk kopi memiliki aroma yang sangat kuat dan mampu menutupi jejak bau makanan lainnya. Tikus tidak menyukai aroma tajam dari kafein dan biji kopi yang pekat.
Menaburkan bubuk kopi hitam di titik-titik strategis tidak hanya membantu mengusir tikus, tetapi juga dapat menetralisir bau tidak sedap di sekitar area tersebut.
Demikian daftar 10 bau yang tidak disukai oleh tikus untuk mengusirnya. Dengan menghadirkan bau bau dari 10 daftar tersebut, tikus akan pergi dari rumah. Semoga bermanfaat.
Artikel ini dibuat oleh Annisaa Syafriani, mahasiswa magang Prima PTKI Kementerian Agama.
10 Daftar Bau yang Tidak Disukai Tikus
1. Cengkeh
2.Kulit Jeruk Nipis
3. Temulawak
4. Buah Mengkudu
5. Umbi Talas Kimpul
6. Buah Bintaro
7. Biji Jarak
8. Bawang Putih
9. Daun Mint (Peppermint)
10. Bubuk Kopi
Bintaro merupakan tanaman yang digunakan untuk menghias kota. Pada buah tanaman bintaro memiliki senyawa cerberin, metabolit sekunder, saponin, polifenol, terpenoid, dan alkaloid. Dengan bahan ini dapat dijadikan pestisida lewat mengekstrak buah Bintaro.
Dikutip dari Pemanfaatan Bintaro sebagai Pestisida Alami untuk Mengurangi Hama Tikus pada Usaha Tani oleh Galeri Nurram, Dkk., bahan yang terkandung dalam buah bintaro tidak disukai oleh tikus.
Buah bintaro termasuk ke dalam pestisida alami yang memiliki bau menyengat. Bau ini tidak disukai oleh tikus, dan menganggap kandungan yang menghasilkan bau ini adalah ancaman.
Dialnsir dari Jurnal Uji Bahan Nabati Sebagai Rodentisida Alami Terhadap Tikus (Rattus Norvegicus) Jantan oleh Muhammad Nova Alfarisy, Dkk., biji jarak pagar menunjukkan ketidaktertarikan tikus dan dapat mengusirnya.
Bau menyengat dari biji jarak dan rasa pahit dari kandungan curcin dan senyawa phorblester yang dihasilkan dapat mengusir tikus.
Bawang putih mengandung senyawa sulfur yang memberikan aroma menyengat dan tajam. Tikus yang memiliki indra penciuman sensitif akan merasa terganggu dengan bau ini.
Bisa meletakkan irisan bawang putih atau menaburkan bubuk bawang putih di area yang sering dilalui tikus sebagai langkah pengusiran alami.
Aroma mentol yang kuat dari daun mint sangat menyegarkan bagi manusia, namun sangat dibenci oleh tikus. Bau ini dapat mengiritasi rongga hidung tikus yang sensitif.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Penggunaan minyak esensial peppermint atau meletakkan ikatan daun mint segar di sudut ruangan dapat mencegah tikus masuk ke dalam rumah.
Bubuk kopi memiliki aroma yang sangat kuat dan mampu menutupi jejak bau makanan lainnya. Tikus tidak menyukai aroma tajam dari kafein dan biji kopi yang pekat.
Menaburkan bubuk kopi hitam di titik-titik strategis tidak hanya membantu mengusir tikus, tetapi juga dapat menetralisir bau tidak sedap di sekitar area tersebut.
Demikian daftar 10 bau yang tidak disukai oleh tikus untuk mengusirnya. Dengan menghadirkan bau bau dari 10 daftar tersebut, tikus akan pergi dari rumah. Semoga bermanfaat.
Artikel ini dibuat oleh Annisaa Syafriani, mahasiswa magang Prima PTKI Kementerian Agama.
