Ibu Hamil 9 Bulan di Palembang Dianiaya Tetangga Perkara Air Tumpah

Posted on

Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Palembang, D (38) dianiaya tetangganya hingga mengalami luka di bagian perut dan kepala. Wanita yang sedang hamil 9 bulan itu dianiaya lantaran tidak sengaja menumpahkan air.

Peristiwa tersebut terjadi di kediaman korban, Jalan Demak, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Jakabaring, Palembang, pada Selasa (6/1/2026) siang. Tak terima atas perlakuan kasar tersebut, korban didampingi keluarganya resmi melapor ke Polrestabes Palembang.

“Saya tidak sengaja, Pak, menumpahkan air itu. Namanya lantai papan, airnya menetes ke bawah (rumah terlapor). Bukannya saya sengaja atau buat-buat,” ujar D saat memberikan keterangan di SPKT Polrestabes Palembang, Rabu (7/1/2026) malam.

Kejadian bermula saat korban yang tinggal di lantai dua rumah kontrakan berbahan papan secara tidak sengaja menumpahkan air. Tetesan air tersebut rupanya masuk ke dalam rumah terlapor berinisial T yang berada tepat di bawahnya.

Terlapor yang tersulut emosi kemudian mendatangi rumah korban. Tanpa basa-basi, T langsung menyiramkan air ke wajah korban dan melakukan aksi kekerasan fisik.

“Dia datang marah-marah, siram air ke muka saya. Terus saya dipukul di bagian kepala dan perut, tangan saya juga dicakar sampai saya sempoyongan,” ungkap D.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka memar di bagian kepala, nyeri di bagian perut dan ulu hati serta luka lecet di pergelangan tangan.

Kondisi ini memicu kekhawatiran besar mengingat korban sedang dalam masa kritis menjelang persalinan. Korban berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Laporan korban telah diterima oleh pihak kepolisian dengan nomor registrasi laporan pengaduan masyarakat. Petugas telah meminta keterangan awal dari korban.

“Laporan korban sudah diterima oleh piket SPKT. Selanjutnya, berkas laporan akan diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegas Pamapta Ipda Adityan Ammar Syahputra.

Artikel ini ditulis oleh Ani Safitri peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di infocom.