Kota Palembang bersiap menyambut salah satu gelaran wisata religi terbesar di Asia Tenggara yakni Ziarah Kubro. Tradisi tahunan yang melibatkan ribuan jemaah ini kembali digelar pada Februari 2026. Berikut informasi jadwal ziarah kubro Palembang 2026 hingga Sejarahnya.
Dilansir dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Ziarah Kubro telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia. Tradisi ini dipandang bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan juga simbol pelestarian Sejarah.
Ziarah kubro merupakan momentum penghormatan terhadap leluhur yang telah berjasa dalam membentuk tatanan sosial masyarakat Palembang. Bagi masyarakat yang berencana hadir, khususnya dari luar kota menjadi hal penting untuk mendapatkan informasi jadwal ziarah kubro Palembang 2026.
Ziarah Kubro memiliki makna yang berarti ziarah kubur masal atau besar besaran. Di Kota Palembang kegiatan ini merupakan tradisi mengunjungi makam-makam para wali Allah, ulama, dan sultan yang menyebarkan agama Islam di tanah Sriwijaya.
Pada awalnya, tradisi ini merupakan kegiatan khusus yang dilakukan oleh keluarga etnis Arab di Palembang atau yang dikenal dengan istilah ruahan. Istilah ini merujuk pada bulan Sya’ban dalam kalender Hijriah, di mana masyarakat mengirimkan doa untuk kerabat yang telah meninggal dunia sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan mengunjungi makam keluarga di wilayah Seberang Ulu, Seberang Ilir, hingga kawasan sekitar Jembatan Ampera dan Benteng Kuto Besak.
Area pemakaman yang dikunjungi mencakup pemakaman Gubah Al-Habib Bin Syech Bin Shahab di 8 Ilir, pemakaman Kesultanan Palembang Darussalam di Kawah Tengkurep, hingga makam Kambang Koci di 5 Ilir.
Seiring berjalannya waktu, skala kegiatan ini mengalami perluasan yang drastis. Saat ini, peziarah tidak hanya berasal dari kalangan etnis Arab, tetapi juga melibatkan masyarakat umum dari berbagai suku dan daerah.
Bahkan, acara ini rutin dihadiri oleh ulama mancanegara seperti dari Arab Saudi, Yaman, Malaysia, dan Singapura. Hal ini menjadikan Ziarah Kubro sebagai daya Tarik wisata religi internasional bagi Sumatera Selatan.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Dikutip dari jurnal Islam dan Budaya Lokal Sumatera Selatan, tradisi ini bagi masyarakat Kota Palembang merupakan sarana untuk mengingat kembali jasa para ulama serta media untuk mendoakan para ulama tersebut.
Selain itu, tradisi Ziarah Kubro juga merupakan wujud syukur kepada Sang Pencipta yang telah memberikan keberkahan melalui ajaran para pendahulu.
Ziarah Kubro 2026 di Palembang bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum penguatan spiritual dan silaturahmi antar umat Islam dari berbagai penjuru dunia.
Berdasarkan kalender hijriah dan koordinasi panitia pelaksana, Ziarah Kubro Palembang tahun 2026 akan dilaksanakan pada akhir bulan Sya’ban. Pelaksanaan ini dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan puncak acara di hari terakhir. Berikut adalah rincian jadwal pelaksanaannya:
– Jumat, 6 Februari 2026 (18 Sya’ban 1447 H): Ziarah ke pemakaman keluarga dan ulama di kawasan Seberang Ulu dan pemakaman Al-Habib Ahmad bin Syech Shahab.
– Sabtu, 7 Februari 2026 (19 Sya’ban 1447 H): Ziarah ke kawasan pemakaman Gubah Babussalam 8 Ilir dan sekitarnya.
– Minggu, 8 Februari 2026 (20 Sya’ban 1447 H): Puncak acara berupa arak-arakan (pawai) jalan kaki dari pelataran Benteng Kuto Besak menuju pemakaman Kawah Tengkurep dan Kambang Koci.
Selama kegiatan berlangsung, jamaah laki-laki diwajibkan mengenakan busana muslim berwarna putih sebagai simbol kesucian dan keseragaman.
Mengingat ribuan orang akan tumpah ruah di jalanan Kota Palembang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para pengunjung. Seperti persiapan fisik, pakaian, akomodasi, dan transportasi.
– Persiapan fisik dan pakaian
Prosesi puncak Ziarah Kubro melibatkan jalan kaki sejauh beberapa kilometer. Pastikan kondisi kesehatan dalam keadaan prima. Menggunakan pakaian muslim berwarna putih (bagi laki-laki) sangat disarankan untuk menghormati tradisi setempat.
– Persiapan Penginapan bagi Peziarah dari Luar Palembang
Pemesanan hotel di sekitar kawasan Jalan Sudirman, Jembatan Ampera, atau kawasan 16 Ilir sebaiknya dilakukan sejak jauh hari. Hal ini dikarenakan ramainya pengunjung yang akan datang menjelang Februari 2026.
– Persiapan Transportasi
Selama puncak acara, beberapa ruas jalan utama akan mengalami pengalihan arus. Disarankan menggunakan transportasi umum atau moda LRT Sumsel untuk mencapai pusat kegiatan di Benteng Kuto Besak.
Meski awalnya terdapat dua versi terkait jadwal ziarah kubro, namun pemerintah telah menetapkan dan melakukan persiapan ziarah kubro. Dengan jadwal yang jatuh pada tanggal 6 hingga 8 Februari 2026, jemaah memiliki waktu yang cukup untuk melakukan persiapan. Tradisi yang berakar dari penghormatan terhadap jasa ulama.
Dengan adanya tradisi ziarah kubro yang rutin dilakukan membuktikan bahwa nilai nilai sejarah dan agama tetap hidup di tengah zaman yang maju. Demikian jadwal ziarah kubro 2026, semoga bermanfaat.
Artikel ini dibuat oleh Annisaa Syafriani, mahasiswa magang Prima PTKI Kementerian Agama.
