Rumah di Lubuklinggau Diduga Dibobol Penjaga Malam, Polisi Buru Pelaku

Posted on

Satu unit rumah milik Yulia (26) di Lubuklinggau, Sumatera Selatan dibobol saat korban pulang kampung. Diduga pelaku merupakan penjaga malam di perumahan tersebut. Saat ini polisi memburu terduga pelaku.

Kejadian tersebut baru diketahui korban saat ia pulang ke rumahnya di Perumahan Bersama Permai II, Kelurahan Tanah Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, Lubuklinggau, Sumatera Selatan pada Minggu (24/8/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Yulia mengatakan sebelum kejadian, ia mengaku sempat diperas oleh salah satu penjaga malam di perumahan tersebut dengan tuduhan kumpul kebo.

“Jadi pas hari Rabu (20/8/2025) itu si penjaga malam berinisial H datang ke rumah saya mengatasnamakan ketua RT setempat meminta uang Rp 2 juta karena menuduh saya kumpul kebo dengan pacar saya, padahal pacar saya cuman numpang sebentar di rumah dan kami juga sebentar lagi mau nikah. Pas diperas itu saya menolak dengan alasan tidak punya uang,” katanya saat ditemui infoSumbagsel, Sabtu (30/8/2025).

Keesokan harinya, korban pun pulang kampung ke Kecamatan Rawas Ilir, Muratara untuk mengunjungi orang tuanya. Kemudian saat ia pulang pada Minggu (24/8/2025), ia melihat pintu rumahnya sudah rusak dan barang serta uang tunai di dalam rumahnya sudah hilang dicuri.

“Pas pulang itu pintu rumah saya sudah dirusak, kemudian barang-barang saya juga hilang yakni dua kipas angin, satu kulkas, dua gas LPG 3 kg, dan uang Rp 3 juta. Totalnya sekitar Rp 12 juta. Pas saya tanya sama salah satu petugas keamanan, dia bilang si H ini sudah gak kerja sebagai penjaga keamanan lagi di perumahan kami,” jelasnya.

Korban mengaku sempat mencari pelaku dan menunggu itikad baiknya dengan mengembalikan barang yang telah dicurinya. Karena tidak ada kabar, akhirnya korban pun melaporkan aksi pencurian tersebut ke polisi pada Kamis (28/8/2025).

“Sudah melapor ke polisi dan sudah cek TKP mereka kemarin pagi (29/8/2025),” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Selatan Ipda Hari Ardiansyah mengatakan pihak sudah melakukan penyelidikan dan tengah memburu terduga pelaku.

“Kita sudah melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti yang ada. Identitas terduga pelaku sudah dikantongi dan saat ini sedang kita buru,” ungkapnya.