Pemerintah Kota Palembang terus meningkatkan kualitas gizi ke masyarakat untuk menekan angkat stunting. Salah satunya yakni dengan kolaborasi dengan TP PKK Palembang menggelar lomba masak inovasi berbahan baku ikan.
Dengan mengusung tema Ikan Sehat, Generasi Cerdas, para peserta dari berbagai kecamatan di Palembang ditantang untuk menghadirkan sajian ikan lokal yang tidak hanya lezat, tetapi juga kreatif, ekonomis, dan mudah diterapkan dalam menu keluarga sehari-hari.
Asisten III Administrasi Umum Setda Kota Palembang Ahmad Bastari Yusak mengatakan bahwa konsumsi ikan merupakan salah satu kunci penting dalam membangun generasi masa depan.
Menurutnya, ikan adalah sumber protein hewani yang sangat lengkap, mengandung omega-3, AHA-DHA, vitamin, serta mineral esensial yang sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak dan pertumbuhan anak.
“Pemkot Palembang bersama TP PKK mengajak masyarakat lebih sering makan ikan, sebenarnya kita sedang membangun fondasi generasi yang lebih sehat dan cerdas. Konsumsi ikan yang cukup juga menjadi langkah strategis untuk menurunkan angka stunting,” katanya kepada wartawan, Minggu (30/11/2025).
Dia mengungkapkan bahwa lomba memasak ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana edukasi publik untuk memperkenalkan berbagai cara mengolah ikan menjadi hidangan yang menarik, terutama bagi anak-anak yang cenderung memiliki preferensi makan tertentu.
“Semoga dengan lomba ini membuat inspirasi ibu-ibu untuk membuat menu masakan ikan yang berbeda dari biasanya,”ungkapnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Palembang Dewi Sastrani memberikan apresiasi terhadap kreativitas para peserta.
Ia berharap kreasi menu yang lahir dari kompetisi ini dapat menjadi referensi baru bagi keluarga dan para pelaku usaha pengolahan hasil perikanan (POKLAHSAR) untuk mengembangkan produk yang bernilai jual.
“Jadikan lomba ini sebagai wadah berbagi ide dan inovasi. Kita memiliki banyak jenis ikan lokal yang berkualitas tinggi, dan melalui kreativitas peserta, keunggulan itu bisa lebih dikenal dan dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.
Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang mempraktikkan menu ikan sehat dan terjangkau, semakin besar pula peluang menciptakan lingkungan keluarga yang peduli gizi dan kesehatan.
“Acara yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan interaksi edukatif Alhamdulillah lancar dengan ditutup dengan pemberian apresiasi kepada seluruh peserta, juri, dan panitia,” ujarnya.
