Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) merupakan kode identitas unik yang diberikan kepada setiap peserta didik. Namun, bagi alumni atau lulusan sekolah sering mendapati kendala NISN yang tidak aktif atau tidak ditemukan. Lalu bagaimana cara mengaktifkan Kembali NISN yang tidak aktif untuk alumni?
Keberadaan NISN sangat penting terutama bagi alumni yang berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Tidak hanya pendaftaran perguruan tinggi, NISN juga diperlukan untuk pendaftaran beasiswa hingga pendaftaran CPNS.
Oleh karena itu memahami cara mengaktifkan kembali NISN menjadi informasi yang diperlukan. Simak informasi berikut ini untuk mengaktifkan NISN bagi alumni.
Bagi alumni, NISN digunakan sebagai validasi bahwa individu tersebut pernah menempuh pendidikan formal. Dikutip dari laman resmi Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemdikbud Ristek, NISN berfungsi sebagai pusat layanan sistem pengelolaan nomor induk siswa secara daring yang terintegrasi.
Hal ini bertujuan untuk mendukung program perencanaan pendidikan, statistik pendidikan, dan program pendidikan nasional seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS) hingga Asesmen Nasional.
Bagi lulusan lama, kesalahan NISN biasanya terjadi karena adanya perubahan sistem data lama ke sistem baru. Beberapa kasus hal ini disebabkan karena data masa sekolah dahulu belum terinput secara sempurna ke dalam pangkalan data pusat.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan NISN seorang alumni tidak muncul saat dilakukan pengecekan. Pertama, adanya ketidaksesuaian data antara identitas di ijazah dengan data di Kartu Keluarga (KK).
Kedua, sekolah asal belum melakukan sinkronisasi data ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik) secara tuntas pada saat siswa tersebut lulus. Ketiga, adanya penggandaan nomor induk sehingga sistem menonaktifkan salah satu nomor.
Ketidakaktifan ini sering kali baru disadari saat alumni hendak mendaftar sesuatu seperti SNPMB. Tanpa NISN yang valid dan aktif, verifikasi data pendidikan akan terhambat.
Sebelum melakukan prosedur pengaktifan, langkah awal yang harus dilakukan adalah memastikan status nomor tersebut melalui kanal resmi. Pengecekan dapat dilakukan secara mandiri melalui internet.
Proses pengecekan dilakukan dengan mengunjungi laman . Pada halaman tersebut, terdapat fitur pencarian berdasarkan NISN atau pencarian berdasarkan nama.
Jika hasil pencarian menunjukkan data tidak ditemukan atau data yang muncul tidak sesuai dengan identitas asli, maka perlu melakukan perbaikan data.
Bagi peserta didik yang telah lulus dan mengalami kekeliruan data NISN bisa melakukan verifikasi validasi peserta didik secara mandiri. Berikut Langkah Langkah yang harus dilakukan.
1. Kunjungi situs resmi yang telah tersedia. Bisa dengan klik link berikut:
2. Isi Data diri yang dipinta oleh system. Patikan mengisi data dengan lengkap dan benar.
3. Setelah semua data yang dipinta telah diisi dengan benar dan sesuai dengan kebenaran aslinya, klik tombol ‘Ajukan Validasi’. Data akan diproses ke Dukcapil.
4. Pantau status secara berkala di portal resmi berikut
Cara yang paling efektif untuk mengaktifkan kembali NISN adalah melalui sekolah asal tempat alumni tersebut lulus. Meskipun sudah berstatus sebagai alumni, data pendidikan tetap tersimpan dalam arsip sekolah yang bersangkutan.
Pihak sekolah memiliki akses ke aplikasi bernama Verval PD. Operator sekolah dapat mengajukan pengaktifan kembali atau pembetulan data bagi alumni yang sudah lulus.
Dalam beberapa kasus, alumni mungkin menghadapi kendala di mana sekolah asal sudah tidak beroperasi, tutup, atau bergabung dengan sekolah lain (merger). Jika kondisi ini terjadi, pengurusan tidak dapat dilakukan melalui sekolah tapi melalui Dinas Pendidikan kabupaten atau kota setempat.
Alumni dapat mendatangi bagian Data atau bagian Umum di Dinas Pendidikan. Di sana, petugas akan mengarahkan pada bagian yang menangani Dapodik dan Verval data alumni. Penanganan oleh Dinas Pendidikan biasanya membutuhkan waktu verifikasi tertentu tergantung pada kelengkapan dokumen yang diajukan.
Untuk mengaktifkan kembali NISN, terdapat sejumlah dokumen yang harus disiapkan. Dokumen diperlukan operator untuk melakukan perbaikan atau pengaktifan di sistem. Berikut adalah daftar dokumen yang diperlukan:
– Ijazah Terakhir: Fotokopi ijazah yang telah dilegalisir atau ijazah asli untuk dicocokkan datanya.
– Kartu Keluarga (KK): Dokumen ini penting untuk mencocokkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nama orang tua.
– Akta Kelahiran: Digunakan sebagai rujukan tempat dan tanggal lahir.
– KTP: Sebagai bukti identitas pendukung.
Dilansir dari portal layanan Dapodik Kemdikbud, integrasi data antara NISN dan NIK kini menjadi fokus utama pemerintah. Oleh karena itu, pastikan data pada seluruh dokumen kependudukan sudah sinkron sebelum mengajukan perbaikan NISN.
Demikian cara mengaktifkan kembali NISN yang tidak aktif untuk alumni. Meskipun proses ini bisa memakan waktu, namun hal tersebut sangat penting demi kelancaran administrasi di masa mendatang.
Artikel ini dibuat oleh Annisaa Syafriani, mahasiswa magang Prima PTKI Kementerian Agama.
Pentingnya NISN bagi Alumni dalam Administrasi Formal
Penyebab NISN Tidak Aktif atau Tidak Ditemukan
Pengecekan Status NISN Secara Online
Cara Aktivasi NISN Melalui Website Verval PD
Cara Aktifkan NISN Melalui Satuan Pendidikan Asal
Cara Mengurus NISN Jika Sekolah Sudah Tidak Beroperasi
Persyaratan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Cara yang paling efektif untuk mengaktifkan kembali NISN adalah melalui sekolah asal tempat alumni tersebut lulus. Meskipun sudah berstatus sebagai alumni, data pendidikan tetap tersimpan dalam arsip sekolah yang bersangkutan.
Pihak sekolah memiliki akses ke aplikasi bernama Verval PD. Operator sekolah dapat mengajukan pengaktifan kembali atau pembetulan data bagi alumni yang sudah lulus.
Dalam beberapa kasus, alumni mungkin menghadapi kendala di mana sekolah asal sudah tidak beroperasi, tutup, atau bergabung dengan sekolah lain (merger). Jika kondisi ini terjadi, pengurusan tidak dapat dilakukan melalui sekolah tapi melalui Dinas Pendidikan kabupaten atau kota setempat.
Alumni dapat mendatangi bagian Data atau bagian Umum di Dinas Pendidikan. Di sana, petugas akan mengarahkan pada bagian yang menangani Dapodik dan Verval data alumni. Penanganan oleh Dinas Pendidikan biasanya membutuhkan waktu verifikasi tertentu tergantung pada kelengkapan dokumen yang diajukan.
Untuk mengaktifkan kembali NISN, terdapat sejumlah dokumen yang harus disiapkan. Dokumen diperlukan operator untuk melakukan perbaikan atau pengaktifan di sistem. Berikut adalah daftar dokumen yang diperlukan:
– Ijazah Terakhir: Fotokopi ijazah yang telah dilegalisir atau ijazah asli untuk dicocokkan datanya.
– Kartu Keluarga (KK): Dokumen ini penting untuk mencocokkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nama orang tua.
– Akta Kelahiran: Digunakan sebagai rujukan tempat dan tanggal lahir.
– KTP: Sebagai bukti identitas pendukung.
Dilansir dari portal layanan Dapodik Kemdikbud, integrasi data antara NISN dan NIK kini menjadi fokus utama pemerintah. Oleh karena itu, pastikan data pada seluruh dokumen kependudukan sudah sinkron sebelum mengajukan perbaikan NISN.
Demikian cara mengaktifkan kembali NISN yang tidak aktif untuk alumni. Meskipun proses ini bisa memakan waktu, namun hal tersebut sangat penting demi kelancaran administrasi di masa mendatang.
Artikel ini dibuat oleh Annisaa Syafriani, mahasiswa magang Prima PTKI Kementerian Agama.
