Jelang Hadapi PSPS Pekanbaru, Nilmaizar Evaluasi Pemain

Posted on

Pelatih Kepala Sumsel United Nilmaizar akan mengevaluasi kinerja anak asuhnya menjelang pertandingan melawan PSPS Pekanbaru, Sabtu (10/1/2026) nanti. Hal itu menyusul saat melawan Persekat Tegal Laskar Juaro hanya bermian imbang 1-1.

“Tentu kita akan melakukan evaluasi terhadap kinerja pemain di pertandingan melawan Persekat Tegal, baik itu di lini serang maupun pertahanan. Tujuannya, agar tim kita bisa tampil lebih baik lagi ke depannya,” ujar Nilmaizar, Rabu (7/1/2026).

Eks pelatih Dewa United ini menjelaskan, salah satu yang akan menjadi fokus evaluasi dari jajaran staf pelatih yaitu masalah komunikasi dan koordinasi antarpemain.

Hal itu disebutnya masih lemah, sehingga membuat Laskar Juaro harus kebobolan lebih dulu oleh sundulan Ricky Mandosir pada menit 55 pada laga sebelumnya. Untungnya, Juninho Cabral berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit 76.

“Karena kita kebobolan lebih dulu dan disaat mereka bermain dengan 10 orang, kita juga masih diserang oleh mereka. Kita akan cari tahu apa penyebabnya dan melakukan evaluasi, mengapa hal itu bisa terjadi,” jelasnya.

Dia berharap, persiapan sepekan ini kelemahan tim asuhannya bisa segera diperbaiki. Sehingga Diego Dall’Oca dan kawan-kawan bisa tampil lebih baik dan maksimal dilaga pekan ke-15 nanti.

“Mudah-mudahan melawan PSPS Pekanbaru kita sudah bisa memperbaiki kelemahan-kelemahan kita dan meningkatkan kelebihan-kelebihan kita,” harapnya.

Berdasarkan statistik pertandingan, meski Sumsel United berhasil mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola 58%, 238 umpan sukses dari total 303 total umpan dan akurasi 78%.

Lini depan Laskar Juaro juga disebutnya kurang agresif dibandingkan tim lawan. Tercatat Sumsel United hanya berhasil melakukan satu tembakan ke gawang, dari total enam tembakan yang dilakukan sepanjang laga.

Sedangkan Persekat Tegal berhasil melakukan delapan tembakan ke gawang, dari 16 total tembakan. Meskipun hanya melakukan penguasaan bola sebanyak 42%, dengan 177 umpan sukses dari 261 total umpan dan akurasi 67%.

Di laga tersebut, Sumsel United juga hanya berhasil menciptakan empat peluang, satu umpan sukses dari enam percobaan, 14 tekel, 20 intersep dan 13 clearances. Sementara Persekat Tegal menciptakan tujuh peluang, dua umpan sukses dari delapan percobaan, 16 tekel, 22 intersep dan 16 clearances.