Pria bernama Sodikin (40) yang tenggelam karena perahu karam di Sungai Batang Pelepat, Bungo, Jambi, ditemukan tewas. Tim SAR telah mengevakuasi jenazah korban.
Kepala Kantor SAR Jambi Adah Sudarsa mengatakan jenazah korban ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB, di hari kedua pencarian, Kamis (1/1/2026).
“Jasad korban ditemukan oleh Tim SAR gabungan sejauh kurang lebih 10 kilometer dari lokasi kejadian awal (LKP),” kata Adah, Kamis.
Adah menjelaskan proses pencarian dilakukan dengan dua metode. Pertama, dengan menyisir aliran sungai hingga radius 15 kilometer ke arah hilir. Selain penyisiran air, tim juga mengerahkan teknologi drone thermal untuk memantau area sungai melalui udara.
Setelah menemukan titik jenazah korban, tim SAR langsung melakukan evakuasi.
“Jasad korban dibawa oleh Tim SAR gabungan untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkapnya.
Kondisi cuaca di lokasi selama pencarian terpantau cerah berawan, yang cukup mendukung mobilitas tim di lapangan. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR di Sungai Batang Pelepat ditutup. Seluruh unsur yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing
“Operasi SAR ini merupakan hasil kerja keras dari berbagai unsur yang terlibat, di antaranya personel Pos SAR Bungo, TNI dan Polri, personel BPBD Kabupaten Bungo, PMI Bungo serta bantuan aktif dari masyarakat setempat,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, sebuah perahu karam akibat menabrak kayu di Sungai Batang Pelepat, Kabupaten Bungo, Jambi. Sebanyak empat orang menjadi korban, tiga orang selamat dan satu dilaporkan hilang.
Peristiwa itu terjadi tepatnya di Dusun Koto Jayo, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, Jambi. Insiden itu kemudian dilaporkan ke pihak berwajib sekira pukul 09.16 WIB, Rabu (31/12/2025).
Setelah dilakukan pencarian, jasad korban hilang perahu karam berhasil ditemukan tim SAR. Saat ini jasad korban sudah dievakuasi petugas.
