Tiba di Masjid Agung Palembang, Jenazah Haji Alim Disambut Ribuan Warga

Posted on

Jenazah Kemas Haji Abdul Halim Ali atau yang akrab disapa Haji Alim tiba di Masjid Agung Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 10.50 WIB. Kedatangan jenazahnya pun disambut ribuan warga.

Jenazah Haji Alim akan disalatkan setelah pelaksanaan Salat Jumat lalu akan dikembumikan di pemakaman keluarga di Jalan M Isa, Palembang.

Pantauan infoSumbagsel di lokasi, ribuan masyarakat dari berbagai kalangan telah memadati area Masjid Agung sejak pagi hari. Mereka datang untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus ikut menyolatkan jenazah tokoh yang dikenal luas di Palembang itu. Jamaah tampak memenuhi bagian dalam masjid hingga halaman luar.

Sejumlah tokoh daerah turut hadir dalam prosesi tersebut. Salah satunya Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad yang terlihat ikut berdiri di saf salat jenazah bersama para pelayat lainnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, salat jenazah Haji Alim akan dipimpin oleh Ustadz Tarmizi Muhaimin, S.Ag., Al-Hafiz dan dilaksanakan setelah rangkaian Salat Jumat selesai.

Usai disalatkan, jenazah rencananya akan langsung diberangkatkan menuju tempat pemakaman keluarga. Hal tersebut disampaikan langsung oleh putra almarhum, Kemas Umar Halim.

“Jenazah ayah akan dimakamkan di pemakaman keluarga, yang berada di belakang kediaman kami di Jalan Dr M Isa. Setelah disalatkan di Masjid Agung, langsung kami bawa ke sana,” ujarnya, Jumat.

Umar juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan para tokoh yang telah hadir serta mendoakan almarhum.

Sementara itu, Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad mengungkapkan kesan mendalam terhadap sosok Haji Alim. Ia menyebut almarhum sebagai pribadi yang hangat dan mudah menyapa siapa saja.

“Bagi kami, almarhum itu sosok yang sangat ramah. Setiap bertemu, beliau selalu menyapa dengan hangat, cukup dengan panggilan ‘Aba’, itu sudah menunjukkan kedekatan beliau dengan siapa pun,” kata Joncik Muhammad, Jumat.

Joncik juga menceritakan bahwa dirinya datang langsung ke rumah duka bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang sebelum menuju Masjid Agung.

“Kami datang bersama rombongan Pemkab Empat Lawang ke rumah duka, ikut menyolatkan, dan rencananya juga akan mengantar sampai ke pemakaman. Setelah itu kami akan kembali ke Empat Lawang,” ujarnya.

Kepergian Haji Alim meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Palembang dan para tokoh daerah yang mengenal dekat sosoknya. Hingga berita ini diturunkan, pelayat masih terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.