Ribuan warga Kota Palembang, Sumatera Selatan, menyolatkan jenazah Haji Halim atau Haji Alim di Masjid Agung. Usai disalatkan, jenazahnya dibawa ke rumah duka di Jalan M Isa untuk dikebumikan.
Diketahui, jenazah Haji Alim tiba di Masjid Agung Palembang, pada Jumat (23/1/2026), sekitar pukul 10.50 WIB. Setelah salat Jumat, jenazah pun disalatkan yang diikuti ribuan warga.
Sebelum prosesi salat jenazah, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum serta masyarakat Palembang.
“Haji Alim dikenal sebagai sosok yang baik, tulus, dan dermawan. Beliau bukan hanya seorang tokoh, tetapi juga sahabat bagi masyarakat Palembang,” katanya, sebelum ikut melakukan salat jenazah, Jumat.
Ratu Dewa menuturkan, almarhum memiliki kontribusi besar, khususnya di bidang keagamaan. Di antaranya sebagai, Ketua Pembina Yayasan Masjid Agung Palembang sejak tahun 2010, Pembina Masjid Al-Falah, Pembina Masjid Kiai Marogan, Pembina Masjid Hidayatus Shalihin, Pembina Masjid Darul Muttaqien.
Di bidang kesehatan, kata Ratu Dewa, Haji Alim juga tercatat sebagai Pembina Yayasan Rumah Sakit Siti Khadijah.
“Kita mungkin kehilangan raganya, namun ketulusan dan pengabdian yang telah beliau berikan akan selalu membekas sebagai amal jariyah,” ungkapnya.
Ratu Dewa berharap nilai-nilai ketulusan dan kedermawanan yang diwariskan almarhum dapat menjadi teladan bagi seluruh masyarakat dalam membangun Kota Palembang yang lebih baik.
“Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami mendoakan semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan. Semoga seluruh amal ibadah almarhum Haji Alim diterima di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Ratu Dewa juga mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk bersama-sama mendoakan almarhum serta melanjutkan semangat kebaikan yang telah dicontohkan, demi Palembang yang lebih beradab, peduli, dan penuh berkah.
Artikel ini ditulis oleh Aldekum Fatih Rajih, peserta magang Prima PTKI Kementerian Agama RI.
